Boyolali, Senin (15/09/2025) – Wakil Menteri Koordinator
Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, menekankan
pentingnya netralitas dan profesionalitas ASN dalam apel pagi yang digelar
secara virtual dan diikuti jajaran Rutan, Senin pagi.
Dalam amanatnya, Wamenko menyoroti peran ASN pasca aksi
unjuk rasa nasional bertajuk “17+8 Tuntutan Rakyat” yang berlangsung akhir
Agustus lalu. Menurutnya, dinamika demokrasi harus disikapi dengan menjaga
stabilitas, kedisiplinan, dan netralitas ASN.
“Netralitas bukan sekadar aturan hukum, tapi prinsip moral
birokrasi. ASN harus netral dalam sikap, pelayanan, dan pengambilan keputusan,”
tegasnya.
Ia juga mengingatkan ASN agar cerdas dalam bermedia sosial,
tidak terjebak dalam provokasi politik, serta tetap menjaga etika komunikasi
publik.
Selain itu, Wamenko mendorong sinergi lintas instansi untuk
menghadapi tantangan birokrasi yang kian kompleks, serta menegaskan bahwa ASN
adalah perekat bangsa yang wajib menjadi teladan di tengah perbedaan pandangan
politik dan sosial.
“Dengan netral, kita menjaga kredibilitas birokrasi dan
kepercayaan publik. ASN harus hadir sebagai penyejuk, bukan pemicu perpecahan,”
pungkasnya.
Apel pagi ini diikuti secara virtual dari Aula Rutan
Boyolali oleh Kepala Rutan, pejabat struktural, staf, serta para taruna magang Poltekpin
Tingkat IV. (hp)


Posting Komentar