Boyolali – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali
terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui
budidaya pertanian modern. Salah satu upaya yang kini tengah dikembangkan
adalah penanaman melon lavender dengan sistem hidroponik yang dilaksanakan di
area greenhouse milik rutan. Pada Senin (08/09), tanaman tersebut menunjukkan
perkembangan yang cukup menggembirakan.
Memasuki usia ke-21 hari, tanaman melon lavender terlihat
tumbuh dengan subur dan lebat. Sistem hidroponik yang diterapkan terbukti
memberikan hasil optimal, ditandai dengan pertumbuhan vegetatif yang sehat
serta warna daun yang hijau segar.
Proses perawatan intensif terus dilakukan oleh tim
pembinaan, mulai dari pengecekan rutin tingkat keasaman (pH) air, penyemprotan
pupuk daun, hingga pemangkasan cabang tanaman yang dianggap tidak perlu.
Pemangkasan ini bertujuan agar tanaman dapat tumbuh secara vertikal dan terarah
ke atas, sesuai dengan karakteristik sistem pertanian hidroponik yang
memanfaatkan ruang secara efisien.
Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin, menyatakan bahwa
kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan,
tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi warga binaan agar memiliki
keterampilan baru di bidang pertanian modern.
"Dengan kegiatan ini, kami berharap warga binaan
mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat, yang nantinya bisa
diterapkan setelah mereka kembali ke masyarakat," ujarnya.
Budidaya melon lavender di greenhouse Rutan Boyolali menjadi
salah satu contoh penerapan teknologi pertanian yang ramah lingkungan dan
efisien, serta sejalan dengan program pembinaan yang produktif dan
berkelanjutan. (wp)


Posting Komentar