Boyolali, — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali mengakhiri program kolaboratif bersama Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui kegiatan penarikan mahasiswa magang yang digelar pada Senin (4/8/2025).
Kegiatan penarikan mahasiswa magang berlangsung sejak pukul
08.00 hingga 09.00 WIB di aula Rutan Kelas IIB Boyolali. Sebanyak enam
mahasiswa dari Fakultas Psikologi UMS resmi ditarik setelah menyelesaikan masa
magang selama satu bulan, terhitung sejak 2 Juli hingga 2 Agustus 2025.
Kegiatan dimulai dengan pemaparan hasil magang oleh para
mahasiswa. Dalam presentasinya, mereka menyampaikan berbagai program psikologi
yang telah dijalankan bersama para Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan
(WBP), serta refleksi pengalaman selama mengikuti kegiatan pembinaan.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan
antara Rutan Boyolali dan Fakultas Psikologi UMS dalam memberikan layanan
psikologis di lingkungan pemasyarakatan. Program tersebut bertujuan untuk
mendukung aspek rehabilitatif dan pembinaan mental bagi para WBP.
Turut hadir dalam kegiatan penarikan tersebut antara lain
Kasubsie Pengelolaan Rutan Kelas IIB Boyolali, Drs. Fathurrohman Julianto;
Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UMS, Lusi Nuryanti, S.Psi., M.Si., Ph.D.,
Psikolog; mentor lapangan mahasiswa magang, Dhita Ade Nugroho; serta para
mahasiswa peserta magang.
Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto,
menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Ia juga
melaporkan pelaksanaan kegiatan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bentuk pertanggungjawaban
pelaksanaan program.
"Kami mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama satu
bulan terakhir. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergitas dunia pendidikan
dengan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan yang humanis dan
berbasis keilmuan," ujarnya.


Posting Komentar