Kolaborasi untuk Pemberdayaan Warga Binaan, Karutan Boyolali dan PDA Boyolali Teken MoU di Puncak Milad ke-108 Aisyiyah

  

penandatanganan mou antara rutan boyolali dan aisyiyah boyolali

Boyolali, 27 Juli 2025 — Kepala Rumah Tahanan Boyolali, Ervans Bahrudhin, menghadiri puncak peringatan Milad ke-108 Aisyiyah yang digelar oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Boyolali. Dalam kesempatan tersebut, Ervans secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Ketua PDA Boyolali, Sri Hidayati, dalam upaya memperkuat sinergi dalam bidang pembinaan dan pemberdayaan khususnya bagi warga binaan rutan boyolali.

Penandatanganan MoU dilaksanakan di Pendopo Gedhe Kabupaten Boyolali, bertepatan dengan resepsi puncak Milad ke-108 Aisyiyah, yang mengusung tema "Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional". Kesepakatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian acara milad yang berlangsung sejak Mei hingga Juli 2025.

Dalam keterangannya, Ervans menyampaikan apresiasi atas inisiatif Aisyiyah yang membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pemasyarakatan.

“Penandatanganan MoU ini menjadi awal dari kolaborasi strategis yang bermanfaat, tidak hanya bagi warga binaan kami, tetapi juga bagi masyarakat luas. Kami mendukung penuh kegiatan pemberdayaan yang digagas PDA Boyolali, khususnya dalam bidang ketahanan pangan,” ujar Ervans.

Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan program pelatihan dan keterampilan yang relevan dan aplikatif bagi warga binaan, sebagai bekal untuk reintegrasi sosial setelah masa hukuman berakhir.

Sementara itu, Ketua PDA Boyolali, Sri Hidayati, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen 'Aisyiyah untuk hadir di berbagai lini kehidupan masyarakat, termasuk dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, gerakan ketahanan pangan perlu diperluas hingga menyentuh kelompok rentan, termasuk mereka yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan/rumah tahanan negara. (po)


0/Post a Comment/Comments

Ads1
Ads2