Karutan dan Dandim Boyolali Lepas Kontingen Pramuka WBP Rutan Boyolali untuk Ikuti Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jateng

 

pelepasan kontingen pramuka wbp rutan boyolali

Penulis: Tri Setiawati

Boyolali — Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin, bersama Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, secara resmi melepas keberangkatan kontingen pramuka warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Boyolali yang akan mengikuti kegiatan Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2025. Prosesi pelepasan berlangsung di Lapangan Blok A Rutan Boyolali, Senin pagi (14/07/2025).

Sebanyak sembilan orang warga binaan yang tergabung dalam kontingen pramuka Rutan Boyolali akan berpartisipasi dalam perkemahan yang diselenggarakan pada 15 hingga 17 Juli 2025 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan. Kegiatan ini merupakan agenda yang diikuti oleh perwakilan pramuka warga binaan dari seluruh lapas dan rutan se-Jawa Tengah.

Sebelum bertolak ke Nusakambangan, kontingen Rutan Boyolali dijadwalkan terlebih dahulu bergabung dengan rombongan kontingen Pramuka UPT Solo Raya di Lapas Klaten sebagai titik kumpul pemberangkatan.

Dalam sambutannya, Karutan Boyolali menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan memberikan pesan agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta menjaga kekompakan selama kegiatan berlangsung.

“Saya berharap kalian mengikuti kegiatan ini dengan semangat yang tinggi, tetap kompak, dan jadikan ini sebagai wadah pembinaan karakter yang positif,” ujar Ervans Bahrudhin.

Senada dengan itu, Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, turut memberikan arahan kepada para peserta untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, dan menjaga nama baik Boyolali selama mengikuti kegiatan.

“Disiplin adalah kunci dalam setiap gerakan Pramuka. Jaga loyalitas, saling peduli sesama, dan saling menjaga satu sama lain. Nama baik Boyolali ada di pundak kalian, berikan Kesan yang baik,” tegasnya.

Pelepasan kontingen ditandai dengan prosesi penyematan kalung peserta dan pemasangan pita merah putih sebagai simbol semangat kebangsaan dan persaudaraan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan mental dan karakter bagi warga binaan melalui wadah kepramukaan, sekaligus mempererat sinergi antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan se-Jawa Tengah.


0/Post a Comment/Comments

Ads1
Ads2